Postingan

Ahirnya Terungksp Jozeph Paul Zhang telah ditembak mati

Beberapa waktu belakangan ini, beredar sebuah video di platform YouTube yang mengklaim bahwa Jozeph Paul Zhang telah ditembak mati.

Video tentang Jozeph Paul Zhang yang telah ditembak mati ini diunggah oleh akun YouTube bernama Menembus Batas pada 19 April 2021.

Dalam thumbnail video di kanal YouTube Menembus Batas tersebut, terdapat foto aparat dan Jozeph Paul Zhang, yang diikuti narasi “Sempat Melawan Saat Akan Ditangkap Penghina Nabi Akhirnya Ditembak Mati”.

Video yang berdurasi 10 menit 30 detik ini juga diketahui memiliki judul yang hampir sama dengan narasi di dalam thumbnail, sebagai berikut, "BERITA TERBARU ~ SEMPAT MELAWAN SAAT AKAN DITANGKAP PENGHINA NABI AKHIRNYA DITEMBAK M4,T11 ?!?".

Sebuah video yang mengklaim Jozeph Paul Zhang telah ditembak mati beredar di platform YouTube. Berikut faktanya.*
Sebuah video yang mengklaim Jozeph Paul Zhang telah ditembak mati beredar di platform YouTube. Berikut faktanya.* Youtube/Menembus Batas.
 
Video klaim Jozeph Paul Zhang telah ditembak mati yang diunggah oleh kanal YouTube Menembus Batas ini telah mengundang banyak reaksi penonton, dengan jumlah viewers yang mencapai ratusan ribu.

Lantas apakah benar Jozeph Paul Zhang yang sempat menghebohkan masyarakat dengan klaim nabi ke-26 dan diduga menistakan agama tersebut telah ditembak mati?


Sebagaimana diberitakan Pikiranrakyat-Kabarbesuki.com dalam artikel berjudul "Akhirnya Ditembak Mati? Sempat Melawan Saat Akan Ditangkap Penghina Nabi Ditembak Mati? [Cek Fakta]", berikut faktanya.

Judul dalam video tersebut merupakan konten menyesatkan. Sementara dalam video itu tidak terdapat sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa Jozeph Paul Zhang telah ditembak mati.


Saat ini, polisi telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Shindy Paul Soerjomoeljono alias Jozeph Paul Zhang.

Dilansir dari laman Antara, Bareskrim Polri bekerja sama dengan kepolisian luar negeri dan membuat daftar pencarian orang (DPO) terhadap Jozeph Paul Zhang agar bisa dideportasi dari negara tempat dia berada.

"Mekanisme kerja sama kepolisian luar negeri bisa berjalan, mau enggak negara tempat yang bersangkutan tinggal mendeportasi yang bersangkutan. DPO nanti akan diterbitkan," kata Agus.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa video yang mengklaim Jozeph Paul Zhang telah ditembak mati merupakan hoaks.*** (Ayu Nida LF/Kabar Besuki)

Posting Komentar